Langsung ke konten utama

Diksi Kata 'hias'

Mohon perhatian!!!
..... ......... ......... .......

Meski atau walau bagaimana pun, aktifitas seni berkesenian harus terjadi. Maka ada satu dari sikit soal yang perlu tuntas.

Atas sebab karena Gallery Hang Nadim hendak menaja Pameran Ragam Hias, setelah usai pameran komik Yong Dollah. Maka, saya perlu ingatkan, sebagaimana pentingnya peringatan atas covid19.

Mengingatkan; kaum akademik dengan wilayah kerja menyelesaikan tugas tugas memajukan dan mengembangkan kebudayaan, khususnya Bahasa Indonesia.

Bahwasanya; "Mohon segera (pasal urgentie), untuk memberi arti atas diksi kata 'hias' yang lowong makna.

Maksud; supaya selesai kerja tuan tuan menyusun KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Sebab; dunia nak kiamat, kamus bahasa Indonesia dan Melayu kenapa belum selamat?

Soal perlunya pemaknaan diksi kata "hias" dalam KBBI pernah saya sampaikan pada seminar ragam hias di Gedung Budaya Pekanbaru (2016)

Mohon beri konfirmasi segera. Sebab kami pengurus GHN hendak mengadakan pameran. Jika seniman tidak faham makna 'hias', bagaimana kami nak mengadakan judul pameran RAGAM HIAS?

Ya Ndak?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bulan menjenguk cahaya

Bulan menjenguk cahaya Zaman mengharap alam Kubur menjemput dunia Geloro menuai sepi Alir menuju hulu Tanah menggapai langit Buah balik ke kuntum Lapuk rindu ke sasar Terbalik ke arah Terkisar ke bawah Tertaruk ke gantung Tersalah ini tak sudah Bak harap tak kunjung usai Bismillah ku pangkali Di awal dan akhir Maka mati jua Penyudahannya

Cakap Sakai

Cakap Sakai. Lucu menghibur citonyo. ..... ...... .... "Lungun amek nak makan boeh ladang. Mak klian tau?! Elok Bagan naun poi ca-i leh. Bialah awak poi moncai, kok ontah apo apo kojo awak. Bialah Moli boeh. Ca-i ko kilang tu. Ku tolok do. Iko ti Kojo momandak umuo ko!!!"